Jakarta, NU Online
Pengurus Besar Nahdlatul Ulama melalui Lajnah Falakiyah menetapkan Idul Fithri jatuh pada esok Kamis (3/11) karena berhasil melihat rukyah.
Rukyah berhasil dilihat didua tempat, yakni di Balai Rakyat Makam Condro Dipo (Gresik), saksi yang melihat bernama KH. Hasan Basri (42), dengan saksi anggota A. Mudatsir (29), Hamim Tohari(27) dan M. Ichwanudin (29).
<>Sedangkan di tempat lain yang berhasil melihat rukyah di Cakung Jakarta Utara, dengan pelapor H. AHmad Syafi'e dan saksi anggota M. Labib (26), Zaim (24), Pikhan (23) dan Muzbih (26). Kesemua saksi pelapor telah disumpah di masing-masing pengadilan agama setempat.
"Atas dasar inilah PBNU secara resmi menyatakan 1 Syawal 1426 H jatuh pada Kamis esok, karena berhasil melihat rukyah," kata H. Nahari Muslih, koordinator tim falakiyah PBNU kepada NU Online disela-sela menerima laporan dari berbagai daerah, di lantai III gedung PBNU, Rabu (2/11).
Di katakan, Nahari berdasarkan laporan yang diterimanya dari kedua tempat tersebut, secara fisik rukyatul hilal bil fi'li terlihat pada pukul 17.50 satu menit ba'da ghurub, letak matahari terbenam berada di sebelah selatan titik barat, kedudukan posisi hilal di selatan matahari, keadaan hilal miring ke selatan sedangkan lamanya hilal diperkirakan 15 menit.
Sementara di daerah pengamatan lajnah Falakiyah NU di daerah lainnya seperti pantai Nambangan Surabaya, Bawean, Pelabuhan Ratu, pantai Ambek, pantai Tanjung Kodok pantai Serang Blitar, pantai Awar-Awar, pantai Marina Semarang, pantai Kartini Jepara, pantai Batang, NTB, Djogjakarta tidak dapat melihat rukyat karena mendung.
Di tempat terpisah, dalam sidang Itsbath di gedung Departemen Agama (Depag), PBNU yang diwakili KH. Gojali Masruri dan KH. Chotibul Umam mengatakan keputusan 1 Syawal 1426 sudah di ketuk oleh Menteri Agama, Maftuh Basyuni berdasarkan laporan dari kedua tempat tersebut sehingga Idul Fithri saat ini tidak terdapat perbedaan dari masing-masing Ormas.
PBNU menyampaikan Selamat Hari Raya Idul Fithri 1426 H kepada segenap umat muslin, dengan iringan doa semoga amal ibadah kita diterima oleh Allah SWT.(cih)
Terpopuler
1
Disambut Ketum PBNU, Presiden Prabowo Hadiri Mujahadah Kubro Harlah 100 Tahun NU di Malang
2
Resmi Dikukuhkan, Ini Susunan Pengurus MUI Masa Khidmah 2025-2030
3
1.686 Warga Padasari Tegal Mengungsi, Tanah Bergerak di Tegal Masih Aktif
4
Ratusan Ribu Warga Dikabarkan Bakal Hadiri Mujahadah Kubro 100 Tahun NU di Malang
5
Pemerintah Nonaktifkan 13,5 Juta Peserta PBI JKN, Mensos Gus Ipul: Dialihkan ke Warga Lebih Miskin
6
Ansor University Jatim Buka Pendaftaran Ramadhan Academy, Tiga Kelas Intensif Gratis
Terkini
Lihat Semua