Sejak Pra Kemerdekaan, Muslimat NU Sukses Jadi Wadah Perempuan Lintas Profesi
NU Online · Sabtu, 3 April 2021 | 06:00 WIB
Bekasi, NU Online
Ketua Pimpinan Muslimat NU Kabupaten Bekasi, Jawa Barat Vera Susanti mengungkapkan bahwa Muslimat NU sudah hadir sejak pra kemerdekaan Indonesia. Muslimat bukan hanya merupakan organisasi perempuan dengan misi keagamaan, tetapi juga menjadi wadah bagi para perempuan lintas profesi, yang saling bergotong-royong memajukan badan otonom Nahdlatul Ulama itu.
“Muslimat NU merupakan kawah candradimuka bagi seluruh perempuan di Kabupaten Bekasi,” tegas Vera dalam acara Hari Lahir Ke-75 Muslimat sekaligus pelantikan Pimpinan Anak Cabang Muslimat Nahdlatul Ulama Kecamatan Setu, Bekasi pada Jum’at (2/4).
Eksistensi Muslimat selama ini berbuah segudang prestasi dan peran penting bagi perjalanan kaum perempuan dan bangsa Indonesia. Perjalanan panjang telah membuat Muslimat NU menjadi organisasi yang semakin matang dengan terus meningkat kiprahnya bagi bangsa. Untuk di level Kabupaten Bekasi sendiri, hingga kini Muslimat NU merupakan organisasi perempuan terbesar di Kabupaten Bekasi serta menjadi contoh (role model) gerakan perempuan.
Sementara itu Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Bekasi H Komarudin menambahkan bahwa Muslimat NU merupakan pusat keilmuan dan pusat penyebaran ideologi Aswaja di Kabupaten Bekasi. Muslimat NU merupakan ikon untuk lembaga-lembaga banom NU lain di bawahnya, khususnya organisasi perempuan NU.
“Maka sinergitas diperlukan untuk saling membesarkan wadah besar kita yaitu Nahdlatul Ulama," pinta H Komarudin.
Hal ini juga ditegaskan oleh KH Atok Romli Mustafa, Pengasuh Pesantren Nurul Huda Bekasi yang mengatakan bahwa Muslimat NU merupakan benteng syiar ideologi NU paling kuat. Menurutnya Muslimat NU merupakan organisasi yang sangat produktif dalam aktivitas kegiatan. Dakwah Muslimat NU sangat efektif dengan wujud bangunan pendidikan dari formal sampai non formal yang dikelola Muslimat.
“Maka Muslimat NU patut menjadi organisasi paling top di Indonesia khususnya di Kabupaten Bekasi,” imbuhnya pada acara yang dihadiri seluruh perwakilan Banom NU Kabupaten Bekasi serta Kapolres Metro Bekasi beserta unsur-unsur pemerintahan dan para pengasuh pondok pesantren yang ada di Kecamatan Setu.
Kontributor: Suci Amaliyah
Editor: Muhammad Faizin
Terpopuler
1
Pemerintah Tetapkan Idul Adha 1447 H Jatuh 27 Mei 2026
2
Tim Hisab Rukyat: Hilal Awal Dzulhijjah 1447 H Penuhi Kriteria MABIMS, Idul Adha Diperkirakan 27 Mei 2026
3
Hilal Terlihat, PBNU: Idul Adha 1447 H Rabu, 27 Mei 2026
4
Menhan Sebut Seluruh Kabupaten di Jawa Akan Dikawal Batalyon Teritorial pada 2026
5
Tiga Jurnalis Indonesia Bersama Aktivis Ditangkap Israel, Dewan Pers Minta Pemerintah Bertindak
6
Ambruknya Rupiah Dinilai Tekan Rakyat Kecil, DPR Soroti Harga Kebutuhan Pokok
Terkini
Lihat Semua