Patoni
Penulis
Tokoh asal Indonesia yang dijadikan nama jalan di luar negeri bertambah setelah Presiden Joko Widodo menjadi nama jalan di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA).
Kabar tersebut menyita perhatian dua pemuda desa bernama Arif dan Bijak. Awalnya, Arif mengungkapkan kebanggaannya bahwa Pak Jokowi dijadikan nama jalan.
“Hebat euy Pak Jokowi, jadi nama jalan di Abu Dhabi,” seloroh Arif memulai obrolan sore itu.
Baca juga: Abu Nawas dan Hadiah dari Raja
Baca juga: Ketika Santri Jadi Komandan Upacara
“Ah, menurutku biasa aja. Sebelumnya juga ada nama Soekarno di Rabat, Maroko dan Raden Adjeng Kartini di Amsterdam, Belanda,” timpal Bijak.
“Tapi kita tetap harus bangga dong. Itu namanya Indonesia dihargai oleh bangsa lain,” kata Arif.
“Iya Rif, saya setuju itu. Tapi kok nama jalannya Presiden Joko Widodo?” ucap Bijak bertanya-tanya.
“Memang kenapa, Jak?” ujar Arif balik bertanya.
Baca juga: Undang-Undang yang Menyejahterakan
Baca juga: ‘Shalawat Fulus’ Orang Madura
“Lah yang namanya Presiden kan ada masanya,” ujar Bijak.
“Maksudmu?” tanya Arif.
“Pikir aja sendiri,” seloroh Bijak. (Fathoni)
Terpopuler
1
Khutbah Idul Fitri: Menjaga Fitrah Setelah Ramadhan Berlalu
2
Khutbah Jumat: Istiqamah Pasca-Ramadhan, Tanda Diterimanya Amalan
3
Muslim Arab dan Eropa Rayakan Idul Fitri 1447 H pada Hari Jumat, 20 Maret 2026
4
Khutbah Jumat: Anjuran Membaca Takbir Malam Idul Fitri
5
Khutbah Idul Fitri 2026: Makna Kemenangan dan Kembali Ke Fitrah
6
Khutbah Idul Fitri Bahasa Arab 2026: Jadilah Hamba Sejati, Bukan Hamba Musiman: Konsistensi dalam Ketaatan Setelah Ramadhan
Terkini
Lihat Semua