Bantu Tangani Bencana, PWNU Jateng Fokus Normalisasi Layanan Pendidikan di Aceh
NU Online · Selasa, 30 Desember 2025 | 06:00 WIB
Aceh Besar, NU Online Jateng -
Ketua Tim Asesmen NU Peduli Kemanusiaan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah Fakhruddin Karmani menegaskan bahwa pemulihan layanan pendidikan keagamaan menjadi fokus utama tindak lanjut penanganan pascabencana di Aceh. Upaya tersebut diarahkan agar aktivitas belajar santri dan siswa madrasah dapat segera berjalan kembali.
“Dari Jawa Tengah, fokus kami adalah normalisasi fasilitas keagamaan dan layanan pendidikan, terutama untuk anak-anak madrasah dan santri pesantren. Yang terpenting mereka sudah bisa mulai belajar,” ujar Fakhruddin dalam Focus Group Discussion (FGD) NU Peduli yang digelar di Gedung PWNU Aceh, Kecamatan Darul Imarah, Aceh Besar, Senin (29/12/2025).
Ia menjelaskan, bantuan dari PWNU Jateng tidak hanya diarahkan pada pemulihan fisik, tetapi juga memastikan keberlangsungan proses pendidikan. Oleh karena itu, dukungan difokuskan pada pesantren, madrasah, mushala, dan masjid yang terdampak bencana.
Terkait kebutuhan kitab pesantren, Fakhruddin menyebut distribusi akan dilakukan secara merata meskipun pengadaan difokuskan pada satu titik. Hal itu dilakukan agar seluruh pesantren terdampak dapat merasakan manfaat bantuan secara adil.

“Jika kita masuk ke ranah pesantren yang membutuhkan kitab, fokusnya satu titik, tetapi distribusinya kita sebar ke semua pesantren yang membutuhkan,” jelasnya.
Fakhruddin juga menyampaikan kesiapan NU Peduli PWNU Jateng untuk menyesuaikan bantuan berdasarkan sebaran warga NU dan kebutuhan riil di lapangan. Menurutnya, informasi dari PWNU Aceh menjadi pijakan penting dalam menentukan prioritas wilayah sasaran.
“Kami sangat terbuka dengan informasi daerah yang sebaran warga NU-nya lebih besar, karena kehadiran kami akan lebih bermanfaat di sana,” katanya.
Sementara itu, Ketua PWNU Aceh Tgk Haji Faisal M Ali mengungkapkan bahwa hasil kesepakatan bersama menempatkan wilayah dengan dampak signifikan terhadap pendidikan keagamaan sebagai prioritas penanganan. Ia menyebut Aceh Timur sebagai salah satu daerah yang terdampak cukup berat, khususnya di wilayah dengan basis warga NU yang kuat.
“Di Aceh Timur terdapat dua kecamatan dengan basis warga NU yang sangat kuat, yaitu Peunaron dan Serbajadi. Wilayah ini juga menjadi pusat aktivitas pesantren dan kegiatan ke-NU-an,” ujarnya.
Selengkapnya klik di sini.
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Beribadah Bukan Transaksi, Meluruskan Hubungan antara Hamba dengan Tuhan
2
Khutbah Jumat: Spirit Sumpah Pemuda, Jangan Bungkam Suara Anak Muda yang Peduli Bangsa
3
Khutbah Jumat: Pentingnya Menolong Tetangga di Tengah Kesulitan Ekonomi
4
Khutbah Jumat: 3 Alasan Pemerintah Wajib Mendengarkan Aspirasi Rakyat
5
NU Online Raih AMSI Awards 2026 Kategori Inovasi Strategi dan Engagement Terbaik
6
PBNU Terima Kunjungan BTN dan BSN, Bahas Akses KPR Subsidi bagi Warga NU
Terkini
Lihat Semua