7 Ramadhan Hari Wafatnya Pendiri NU KH Hasyim Asy'ari, Nahdliyin Diimbau Kirim Doa dan Surat Al-Fatihah
NU Online · Jumat, 7 Maret 2025 | 06:00 WIB
Pringsewu, NU Online
Warga NU atau Nahdliyin diimbau mengirimkan doa dan bacaan surat Al-Fatihah kepada pendiri KH Hasyim Asy'ari yang wafat pada tanggal 7 Ramadhan atau jatuh pada Jumat (7/3/2025) hari ini.
“Tanggal 7 Ramadhan tahun 1446 H kali ini bertepatan dengan hari Jumat, spesial untuk mengirim doa dalam bentuk Yasinan, Istighotsah, dan sejenisnya untuk KH Hasyim Asy’ari,” kata Ketua PCNU Pringsewu H Muhammad Faizin, sebagaimana dikutip NU Online Lampung.
Ia menegaskan bahwa peringatan wafatnya KH Hasyim Asy’ari adalah momen penting untuk mengenang jasa besar beliau dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan Indonesia, serta dalam pengembangan pendidikan Islam di Nusantara melalui Jam'iyyah Nahdlatul Ulama yang didirikannya.
“Kiai Hasyim adalah sosok ulama karismatik yang tidak hanya menjadi pendiri Nahdlatul Ulama tetapi juga pejuang bangsa. Dedikasi beliau terhadap agama dan tanah air harus senantiasa kita kenang dan teladani,” ungkapnya.
“Oleh karena itu, kami mengajak seluruh warga NU untuk mengirimkan doa, membaca Al-Fatihah, serta mengenang dan mengambil pelajaran dari perjuangan beliau,” ujarnya.
Ia mengatakan bahwa Kiai Hasyim Asy’ari lahir pada hari Selasa Kliwon, 14 Februari 1871 atau bertepatan dengan 12 Dzulqa’dah 1287 di Pesantren Gedang, Desa Tambakrejo, Kecamatan Jombang. Kiai Hasyim wafat pada 7 Ramadhan 1366 atau 25 Juli 1947.
Sebagai ulama besar, Kiai Hasyim Asy’ari dikenal sebagai pendiri NU yang telah memberikan kontribusi besar dalam pengembangan Islam di Indonesia.
"Beliau juga aktif dalam perjuangan melawan penjajah dan berperan penting dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia," pungkas Faizin.
Baca selengkapnya di sini.
Terpopuler
1
Prabowo Sebut Ada Kelompok yang Ingin Indonesia Terpecah
2
Ketum PBNU Gus Kikin Imbau Warga Tidak Terprovokasi Kasus Pembakaran Warung Mi di Sukoharjo
3
Pemuda NU Asal Lumajang Raih Rekor MURI lewat Karya Buku Tertebal di Indonesia
4
Pelantikan PCNU Bekasi 2026–2031, Ketua PBNU Puji Raharjo Ingatkan Qanun Asasi untuk Penguatan Organisasi
5
Kader Ansor Tawarkan Ilmu Mantiq untuk Menyaring Informasi AI dalam Mu'tamad 2026 di Lirboyo
6
Pemuda Desak Karhutla Jadi Bencana Nasional, Walhi Ingatkan Kewajiban Lindungi Rakyat
Terkini
Lihat Semua