Dai Harus Miliki Keluasan Wawasan untuk Selesaikan Keragaman Masalah Masyarakat
NU Online · Kamis, 13 Maret 2025 | 05:00 WIB
Mustasyar PBNU KH Zakky Mubarok saat berbicara pada acara Dakwah Sphere Ngaji dan Temu Pegiat Dakwah Digital NU di Gedung PBNU lantai 1, Jalan Kramat Raya 164, Jakarta pada Selasa (11/3/2025). (Foto: dokumentasi LD PBNU)
Rikhul Jannah
Kontributor
Jakarta, NU Online
Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Zakky Mubarok menyampaikan bahwa dai atau pendakwah harus memiliki wawasan yang sangat luas.
“Karena itulah cara penyelesaian masalah di dalam kehidupan kita sehari-hari,” ujarnya dalam acara Dakwah Sphere Ngaji dan Temu Pegiat Dakwah Digital NU di Gedung PBNU lantai 1, Jalan Kramat Raya 164, Jakarta pada Selasa (11/3/2025).
Ia mencontohkan permasalahan ekonomi suami dan istri yang sering terjadi di masyarakat. Persoalan tersebut sampai mengarah pada suami yang meninggalkan istrinya. Namun setelah emosi surut, suami bertanya mengenai tindakannya itu. Di situ, ia menegaskan bahwa dai perlu membantu menasihati serta memberikan jalan tengah dari permasalahan tersebut.
Ia menyampaikan dari contoh tersebut, sebagai dai harus berpedoman dari Al-Qur’an seperti Nabi Muhammad saw ketika berdakwah yang berpegang teguh dengan Al-Qur’an.
Baca Juga
Gus Dur dan Wawasan Bahasa Masa Lalu
“Semuanya dari Al-Qur’an yang kita kembangkan dalam berdakwah ini yang Nabi Muhammad nyatakan bahwa agama itu mudah, sangat mudah tidak ada yang berat-beratkan agama,” katanya.
Ketua Lembaga Dakwah (LD) PBNU periode 2010-2015 itu menegaskan sebagai dai harus memiliki wawasan dan pengetahuan yang luas dalam berdakwah.
“Di masyarakat Indonesia ketika ada masalah apa di situ? Nah, itu kita harus kuasai dan nanti kita mencari solusi yang terbaik dan yang mudah diterapkan bagi masyarakat,” ucapnya.
Acara tersebut dihadiri oleh Katib PBNU Prof KH Asrorun Ni’am Sholeh, Ketua LD PBNU KH Abdullah Syamsul Arifin, Sekretaris LD PBNU KH Nurul Badruttamam, dan Pengurus LD PBNU hingga PWNU.
Terpopuler
1
PBNU Tegaskan Aliansi yang Mengatasnamakan Angkatan Muda NU Bukan Bagian dari Organisasi NU
2
Ketum PBNU Respons Penetapan Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas sebagai Tersangka Korupsi Kuota Haji
3
Khutbah Jumat: Rajab, Bulan Islah dan Perdamaian
4
Khutbah Jumat: Rezeki yang Halal Menjadi Penyebab Hidup Tenang
5
PWNU Aceh Dukung Pendataan Rumah Terdampak Banjir, Warga Diminta Melapor hingga 15 Januari
6
Khutbah Jumat: Media Sosial dan Ujian Kejujuran
Terkini
Lihat Semua