Kemenag Prioritaskan Perbaikan Madrasah dan Pesantren Pascabanjir Aceh-Sumatra
NU Online · Sabtu, 6 Desember 2025 | 20:45 WIB
Rikhul Jannah
Kontributor
Jakarta, NU Online
Menteri Agama Prof Nasaruddin Umar menyampaikan bahwa pemulihan fasilitas pendidikan agama, seperti madrasah dan pesantren menjadi prioritas utama pascabanjir bandang dan longsor yang melanda Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
“Kementerian Agama tentu prioritas pertama itu adalah membangun madrasah-madrasah, pesantren yang hancur. Kita berikan bantuan mungkin tidak sepenuhnya, tetapi paling tidak, anak-anak bisa Kembali aktif belajar,” ujarnya saat ditemui NU Online di Jakarta pada Sabtu (6/12/2025).
Selain pendidikan agama, Nasaruddin mengatakan bahwa akan ada perbaikan fasilitas rumah-rumah ibadah yang mengalami kerusakan.
“Rumah-rumah ibadah, masjid, gereja, ada rumah-rumah ibadah lainnya yang terdampak, semua kita berikan. Mungkin sedikit, tapi itu besar artinya buat teman-teman kita yang tinggal di sana,” katanya.
Ia menyampaikan bahwa proses pendataan terhadap kerusakan fasilitas pendidikan agama terus dilakukan.
“Kita mendata juga beberapa madrasah yang hancur, berapa rumah ibadahnya, dan juga berapa guru-gurunya. Kita akan meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak di tiga provinsi itu,” kata Nasaruddin.
Nasaruddin menyampaikan bahwa para guru yang terdampak bencana akan mendapatkan intensif dan keringanan beban belajar selama masa pemulihan.
“Ya, kita sedang rumuskan sekarang ini, karena banyak variasinya, kita melakukan berbagai macam pendekatan, karena dana kita terbatas dengan kebutuhan di lapangan, maka kita ada prioritas pertama, kedua, ketiga, dan ukurannya sangat objektif, bukan subjektif,” katanya.
Nasaruddin mengakui bahwa proses pemulihan fasilitas pendidikan agama tidak dapat selesai dalam waktu yang singkat.
“Ini tidak bisa diselesaikan dalam waktu singkat ya, karena infrastrukturnya dulu harus selesai, kemudian baru membangun madrasah, pesantren, atau rumah ibadah,” ucapnya.
Ia mengajak kepada seluruh warga Indonesia untuk ikut membantu meringankan beban korban bencana Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
“Mari kita meringankan beban mereka, mengirimkan bantuannya terhadap warga-warga kita di tiga provinsi tersebut,” ujar Menag.
Para dermawan bisa donasi lewat NU Online Super App dengan mengklik banner "Darurat Bencana" yang ada di halaman Beranda atau via web filantropi di tautan berikut: https://filantropi.nu.or.id/galang-dana/yuk-bantu-korban-bencana-di-indonesia.
Terpopuler
1
Pengumuman Hasil Seleksi Berkas Beasiswa Al-Azhar Mesir 2026, Cek Daftar Namanya di Sini
2
Muktamar Ilmu Pengetahuan 2026 di UIN Sunan Kudus Perkuat Konsolidasi Ilmuwan NU untuk Transformasi Sosial
3
Prediksi Cuaca 26 Juni-2 Juli 2026: Kemarau Makin Terasa, Dinamika Atmosfer Picu Hujan di Sebagian Daerah
4
Gempa Magnetudo 5,6 Guncang Pacitan, Terasa hingga Yogyakarta
5
Pemadaman Listrik dan Pergeseran Tanggung Jawab Negara atas Barang Publik
6
Festival Adat Budaya Nusantara, Lebih dari 100 Raja dan Sultan Sedunia Bakal Kumpul di Salatiga
Terkini
Lihat Semua