KH Zulfa Mustofa Klaim Tak Ada Konflik di NU, Hanya Penegakan Disiplin Organisasi
NU Online Ā· Kamis, 11 Desember 2025 | 16:30 WIB
KH Zulfa Mustofa saat zoom Tindak Lanjut Hasil Keputusan Rapat Pleno, Kamis (11/12/2025). (Foto: tangkapan layar zoom)
Haekal Attar
Penulis
Jakarta, NU Online
Penjabat Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) hasil Rapat Pleno PBNU kelompok Sultan, KH Zulfa Mustofa, meluruskan informasi yang beredar di media sosial terkait kondisi organisasi NU. Ia mengeklaim bahwa NU tidak sedang berada dalam situasi konflik, melainkan tengah menjalankan proses penegakan disiplin organisasi.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam Tindak Lanjut Hasil Keputusan Rapat Pleno melalui zoom dengan sejumlah pengurus NU tingkat wilayah dan cabang, pada Kamis (11/12/2025).
āSaya ingin meluruskan narasi-narasi yang selama ini disebarkan di media sosial. Sekali lagi, tidak ada konflik. Yang ada adalah penegakan disiplin organisasi terhadap seseorang,ā tegasnya.
Kiai Zulfa menekankan pentingnya memperkuat konsolidasi dan kekompakan organisasi melalui berbagai layanan, baik keagamaan maupun sosial.
āMulai dari khidmah diniyah, layanan keagamaan seperti sekolah dan madrasah, hingga layanan sosial yang dimiliki NU, termasuk keterlibatan NU dalam penanganan bencana di Sumatra, harus segera berjalan. Semua layanan tersebut harus mengikuti arahan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama,ā ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa pada hakikatnya NU merupakan organisasi keulamaan. Karena itu, menurutnya, keberadaan syuriyah adalah mutlak, sementara tanfidziyah bisa bersifat fleksibel sesuai kondisi organisasi.
āSaya ingin kita menunjukkan kepada publik bahwa NU sudah normal kembali di bawah kepemimpinan Rais Aam PBNU,ā katanya.
Lebih lanjut, Kiai Zulfa menyampaikan bahwa pihaknya akan menggelar Rapat Gabungan Syuriyah dan Tanfidziyah untuk menyusun kembali formulasi kepengurusan menjelang Muktamar ke-35. Rapat tersebut rencananya digelar di Gedung PBNU pada Sabtu (13/12/2025).
āMari kegiatan organisasi dijalankan dengan normal, khidmah jamāiyyah dengan normal. Tetap berkoordinasi dengan PBNU jika ada hal-hal yang perlu ditangani,ā pesannya.
Terkait persiapan Muktamar ke-35, ia menegaskan bahwa proses menuju forum tertinggi organisasi itu akan dilakukan secara profesional dan berintegritas.
āKami mempersiapkan Muktamar secepat-cepatnya, seadil-adilnya, sebersih-bersihnya, sejujur-jujurnya. Kita bertekad menghindari money politic dalam Muktamar,ā tegasnya.
Pertemuan tersebut turut dihadiri Wakil Rais Aam PBNU KH Anwar Iskandar, Wakil Rais Aam PBNU KH Afifuddin Muhajir, Rais Syuriyah PBNU Muhammad Nuh, serta Sekretaris Jenderal PBNU kelompok Sultan HĀ Saifullah Yusuf.
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Menjadi Teladan yang Dikenang Sepanjang Zaman
2
Khutbah Jumat: Menyeimbangkan 5 Unsur Utama dalam Diri Manusia
3
Khutbah Jumat: Makna dan Keutamaan Membaca Basmalah
4
Nyak Sandang, Penyumbang Pesawat Pertama RI Asal Aceh Wafat, PWNU Aceh Tegaskan Warisan Keikhlasan
5
Amerika Serikat dan Iran Sepakat Gencatan Senjata Selama Dua Pekan
6
Khutbah Jumat: Zakat, Jalan Menuju Masyarakat Adil dan Peduli
Terkini
Lihat Semua