LSN 2019 Region Kalimantan I Berlangsung Secara Mandiri dan Profesional
NU Online · Rabu, 9 Oktober 2019 | 15:30 WIB
Dalam sambutan pembukaan, Gus Rozin menekankan pentingnya profesionalitas kompetisi. Pasalnya, pelaksanaan LSN 2019 sudah memasuki tahun kelima yang menjadi modal pengalaman dari pelaksanaan sebelumnya.
“Selama lima tahun ini, kami rasa kita sudah punya cukup modal pengalaman (menjalankan kompetisi). Ke depan diharapkan bisa mengikuti Liga 3,” kata Gus Rozin.
Ia menambahkan, pelaksanaan kompetisi region secara mandiri dan swadaya membuat jumlah klub yang terlibat menurun jumlahnya. Oleh karena itu, ia mengharuskan adanya peningkatan kualitas, baik penyelenggaraan (kompetisi) maupun pembinaan pemain.
“Dengan kepanitian yang solid, maka harus lebih profesional. Pemain juga harus profesional,” tambah Gus Rozin.
Ia berharap pelaksanaan LSN dapat mandiri sepenuhnya. “Bila LSN sudah bisa mandiri, di seri nasional ke depan harus mandiri juga,” pungkasnya.
Perlu diketahui, RMI NU sebagai penyelenggara LSN bekerja sama dengan Kementrian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Asosiasi pesantren NU ini menangani LSN sejak tahun 2016, setelah sebelumnya, kompetisi sepakbola santri pesantren ini diselenggarakan penuh oleh Kemenpora.
Adapun kompetisi pada LSN Region Kalimantan I dikuti oleh peserta dari Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, dan Kalimantan Selatan.
Kontributor: Dafit
Editor: Alhafiz Kurniawan
Terpopuler
1
Mengenal Enam A’wan PBNU 2026-2031 dari Kalangan Guru Besar dan Rektor Perguruan Tinggi
2
Khutbah Jumat: Keutamaan Mendoakan Keluarga yang Sudah Meninggal pada Hari Jumat
3
Khutbah Jumat: Sedekah Jumat Berkah, Menghidupkan Hari Mulia dengan Kebaikan
4
Khutbah Jumat: Menjaga Diri dari Maksiat Digital di Era Media Sosial
5
PBNU Sosialisasikan AD/ART Baru, Konferensi PWNU, PCNU, dan PCINU Dimulai 1 November 2026
6
Khutbah Jumat: Peran Masyarakat, Pemerintah dan Keluarga dalam Menciptakan Lingkungan Bebas Perundungan
Terkini
Lihat Semua