Nasional

Menhaj Sidak Diklat Petugas Haji 2026

NU Online  ·  Rabu, 14 Januari 2026 | 12:00 WIB

Menhaj Sidak Diklat Petugas Haji 2026

Menteri Haji dan Umrah KH Mochamad Irfan Yusuf saat sidak Diklat PPIH 1447 H/2026 M di Asrama Haji Pondok Gede, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (14/1/2026). 

Jakarta, NU Online

Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Republik Indonesia KH Mochamad Irfan Yusuf melakukan inspeksi mendadak (sidak) proses pendidikan dan latihan (Diklat) Petugas Penyelenggara Ibadah Haji 1447 H/2026 M di Asrama Haji Pondok Gede, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (14/1/2026). 


Menteri yang akrab disapa Gus Irfan tersebut menginspeksi ruangan-ruangan peserta PPIH seperti tempat istirahat, makan, dan fasilitas lainnya. 


Ia juga mengaku sempat mencicipi sarapan peserta Diklat PPIH pagi ini.


“Saya datang tanpa pemberitahuan. Jadi, mereka pada kaget,” katanya seusai memimpin apel besar Diklat PPIH di asrama pondok haji pondok gede pagi ini.


Ia merinci apa yang dia lihat menu sarapan peserta Diklat PPIH pagi tadi, yaitu daging, tempe, sayur, dan buah. 


“Itu kan sudah standar yang minimal yang harus kita siapkan, katanya. Dan Alhamdulillah jalan. Saya icip dagingnya. Saya icip tempenya. Alhamdulillah masih layak untuk dimakan," katanya.


Selain makanan, Gus Irfan juga menginspeksi kebersihan lingkungannya. "Saya ingin mereka mempunyai perhatian terhadap lingkungan; ada sampah diambil, dan ini harus dibawa sampai ke sana,” katanya.


Ia mengingatkan kepada peserta Diklat PPIH bahwa jamaah haji indonesia berasal dari berbagai daerah, dengan adat dan kebiasaan beda-beda.


“Harus sabar melayani mereka,” pinta menteri asal Jombang, Jawa Timur itu.


Dalam kesempatan itu, ia juga menekankan kepada para petugas untuk menjaga kesehatan tubuhnya agar tetap prima. Hal tersebut perlu dilakukan dengan memperhatikan segala hal yang berkaitan dengannya.


Sebab, ia menegaskan bahwa kesiapan dan kinerja PPIH menjadi penopang utama kualitas pelayanan jamaah dan keberhasilan penyelenggaraan haji 1447 H/2026 M.


“Keberhasilan Anda sudah 60 persen menentukan keberhasilan haji secara keseluruhan. Karena itu, setiap hari kami pantau, tiap sore kami menerima laporan,” ujar Gus Irfan.


Diklat PPIH Arab Saudi 1447 H/2026 H berlangsung selama tiga pekan, mulai 10 sampai 30 Januari 2026.

Gabung di WhatsApp Channel NU Online untuk info dan inspirasi terbaru!
Gabung Sekarang