Wahid Foundation Salurkan Bantuan Pemberdayaan Penyandang Disabilitas
NU Online · Sabtu, 15 Maret 2025 | 09:00 WIB
Ramadhan untuk Bersama: Menebar Cinta dan Kepedulian di Aula Griya Gus Dur, Kantor Wahid Foundation, Jalan Taman Amir Hamzah, Pegangsaan, Menteng, Jakarta Pusat pada Jumat (14/3/2025). (Foto: NU Online/Jannah)
Rikhul Jannah
Kontributor
Jakarta, NU Online
Wahid Foundation menyalurkan bantuan dana dari perusahaan swasta yaitu Wellous Indonesia dan Synergy Via Online (SVO) Indonesia kepada para penyandang disabilitas mengembangkan kreativitasnya melalui kewirausahaan.
Direktur Wahid Foundation Yenny Wahid menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan sarana pemberdayaan kepada para penyandang disabilitas melalui kewirausahaan seperti berjualan minuman, makanan, kain batik, dan kerajinan tangan. Dengan begitu, mereka diharapkan dapat penghasilan untuk kebutuhan hidupnya.
“Sekarang yang kita lakukan adalah mereka kita biayai untuk modal kerja, pelatihan kerja untuk membuat usaha-usaha kecil seperti ada menjual minuman, kerajinan tangan, membuat kain dan baju batik, jualan makanan yang penting para penyandang disabilitas ini mendapatkan penghasilan untuk hidupnya,” ujar Yenny dalam Ramadhan untuk Bersama: Menebar Cinta dan Kepedulian di Aula Griya Gus Dur, Kantor Wahid Foundation, Jalan Taman Amir Hamzah, Pegangsaan, Menteng, Jakarta Pusat pada Jumat (14/3/2025).
Ia menyampaikan bahwa penyandang disabilitas sering disingkirkan di lingkungan masyarakat dan perhatian dari pemerintah juga masih sangat kurang. "Jadi kita membantu kelompok penyandang disabilitas untuk bisa mandiri secara ekonomi,” katanya.
Yenny juga menyampaikan selain penyandang disabilitas, terdapat pemberdayaan kepada ibu-ibu dan kaum lansia, terutama yang berada di daerah pedesaan seperti membuat koperasi cinta damai, membuat pelatihan dan mengembangkan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
“Ibu tinggal atau single mother notabenenya kurang di berdayakan, jadi ibu-ibu ini kita berdayakan melalui koperasi cinta damai, kita bantu membuat UMKM, berjualan, kita latih untuk berbisnis untuk bisa menjadi pemasukan bagi rumah tangga,” ungkapnya.
Ia menyampaikan bahwa Wahid Foundation melalui inisiatif Gus Dur for Humanity berkomitmen untuk memberikan bantuan melalui pemberdayaan kewirausahaan kepada kelompok rentan untuk meningkatkan kesejahteraan terutama di desa.
“Kita mencoba untuk tidak karitatif atau yang hanya memberikan bantuan. Jadi program bantuan Wahid Foundation itu selalu berkelanjutan sehingga ketika kita sudah tidak di sana tapi kelompok rentan tersebut tetap berlanjut pemberdayaannya,” katanya.
Terpopuler
1
Ketum PBNU Respons Penetapan Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas sebagai Tersangka Korupsi Kuota Haji
2
Setahun Berjalan, JPPI Nilai Program MBG Berhasil Perburuk Kualitas Pendidikan
3
Laras Faizati Tolak Replik Jaksa karena Tak Berdasar Fakta, Harap Hakim Jatuhkan Vonis Bebas
4
Gus Mus: Umat Islam Bertanggung Jawab atas Baik Buruknya Indonesia
5
Langgar Hukum Internasional, Penculikan Presiden Venezuela oleh AS Jadi Ancaman Tatanan Global
6
Khutbah Jumat Bahasa Jawa: 5 Cekelan Utama kanggo Wong kang Amar Ma'ruf Nahi Munkar
Terkini
Lihat Semua