Muslimat NU Jember Gelar Pelatihan Pemasaran Bisnis Online
NU Online · Kamis, 11 Maret 2021 | 13:45 WIB
Aktivis brand lokal & dealmaker, Muhammad Firdaus Ramadhan saat memaparkan pemikiranya dalam Training Teamwork Marketing. (Foto: NU Online/Aryudi A Razaq)
Aryudi A Razaq
Kontributor
Jember, NU Online
Pemberdayaan ekonomi mendapat perhatian serius dari Pimpinan Cabang (PC) Muslimat NU Jember Jawa Timur. Hal ini bisa dilihat dari penyelenggaraan pelatihan yang digelar di aula Lansia, gedung PC Muslimat NU Jember, Kamis (11/3).
Pelatihan yang bertajuk Training Teamwork Marketing tersebut diikuti oleh 60-an orang. Mereka terdiri dari perwakilan 26 Pimpinan Anak Cabang (PAC) dan unsur Pimpinan Cabang Muslimat NU Jember. Pelatihan itu diisi oleh aktivis brand lokal and dealmaker, Muhammad Firdaus Ramadhan.
Menurut Ketua PC Muslimat NU Jember, Nyai Hj Emi Kusminarni, pelatihan tersebut digelar untuk memberikan keterampilan bagi peserta dalam memasarkan produk-produk yang ada di masing-masing PAC secara digital. Sebab, dewasa ini transaksi jual-beli kecenderungannya mengarah ke digital. Bahkan sudah cukup banyak masyarakat yang melakukan transaksi dengan sistem online.
“Kalau ini tidak kita lakukan, kita akan ketinggalan,” jelasnya saat memberikan sambutan dalam pelatihan itu.
Saat ini, lanjut Nyai Emi, tidak sedikit kader Muslimat NU di tingkat kecamatan yang kreatif dengan membuat aneka kue dan kerajinan. Namun produk-produk tersebut tampaknya bermasalah di pemasaran sehingga stok barang menumpuk.
“Kalau stok sudah menumpuk, dan tidak laku, biasanya kurang semangat. Dari dulu masalahnya adalah di pemasaran,” tambahnya.
Mantan Ketua IPPNU Jember itu menegaskan, dengan kemajuan teknologi informasi seperti saat ini, wanita mempunyai peluang besar untuk membantu ekonomi keluarga tanpa harus mengabaikan tugas utamanya sebagai pembina rumah tangga. Sebab, saat ini teknologi digital memungkinkan siapapun bekerja dari rumah dengan jual beli apapun.
“Tinggal kemauan dan kejelian kita memanfaatkan peluang bisnis yang ada,” ungkapnya.
Nyai Emi lalu menyinggung peran istri Rasulullah, Khadijah. Menurutnya, Khadijah adalah seorang pengusaha yang andal. Perannya sangat besar dalam menopang perjuangan sang suami. Hartanya juga dipergunakan membantu Rasulullah dalam berdakwah.
“Jadi seorang istri tidak masalah mempunyai usaha guna membantu suaminya,” ungkapnya.
Sementara itu, salah seorang peserta pelatihan, Umul Chasanah menyampaikan apresiasinya terhadap pelatihan tersebut. Menurutnya, pelatihan itu sangat berguna untuk meningkatkan usaha Muslimat NU, terutama dalam memasarkan produk.
“Kita bisa memasarkan barang yang kita miliki dengan gampang,” katanya.
Pewarta: Aryudi A Razaq
Editor: Muhammad Faizin
Terpopuler
1
Pemerintah Tetapkan Idul Adha 1447 H Jatuh 27 Mei 2026
2
Tim Hisab Rukyat: Hilal Awal Dzulhijjah 1447 H Penuhi Kriteria MABIMS, Idul Adha Diperkirakan 27 Mei 2026
3
Hilal Terlihat, PBNU: Idul Adha 1447 H Rabu, 27 Mei 2026
4
Menhan Sebut Seluruh Kabupaten di Jawa Akan Dikawal Batalyon Teritorial pada 2026
5
Tiga Jurnalis Indonesia Bersama Aktivis Ditangkap Israel, Dewan Pers Minta Pemerintah Bertindak
6
Ambruknya Rupiah Dinilai Tekan Rakyat Kecil, DPR Soroti Harga Kebutuhan Pokok
Terkini
Lihat Semua