Siapa Masih Peduli Pada Sejarah NU
Sampai usianya yang genap 80 tahun ini masih terdengar keluhan di kalangan NU bahwa, selama ini peran kesejarahan NU yang sangat besar dalam upaya mendirikan dan menjaga republik ini diremehkan oleh para sejarawan dan politisi, sehingga hilanglah peran NU dalam sejarah nasional. Pengabaian terhadap sejarah NU itu tidak hanya dilakukan oleh orang luar, ternyata orang NU sendiri, termasuk para elitenya, tidak sedikit yang mengabaikan sejarah tersebut. Kalaupun ada pikiran hanya merupakan gerutuan, bukan keprihatinan, sehingga tidak menggerakkan spirit untuk menggali dan menelusuri sejarah gerakannya sendiri.
Sejarah memang tidak pernah dimaknai secara seragam, ada kelompok memandang kajian sejarah merupakan keharusan, ada yang memandang hanya sebagai pengisi waktu luang, dilakukan bila diperlukan untuk pelipir lara, dan ada yang memandang sejarah sebagai daerah terlarang. Penglihatan itu sangat ditentukan oleh kedudukan dan kepentingan seseorang, sehingga cara pandangnya juga berbeda.
Sabtu, 28 Januari 2006 | 12:36 WIB